Ringkasan Proyek
Pengelolaan lahan gambut di Provinsi Riau dengan pendekatan partisipatif melibatkan masyarakat adat dan petani.
Latar Belakang & Deskripsi
Target & Capaian Utama
Tata Kelola Air
Pembangunan 80 sekat kanal dan 25 sumur bor.
Pendampingan Petani
Pendampingan 30 kelompok tani gambut.
Peringatan Dini Kebakaran
Pembentukan 15 regu siaga api desa.
Proyek Lainnya
Aktif
Desa A
Program restorasi ekosistem gambut terpadu di Provinsi Kalimantan Tengah melibatkan masyarakat lokal dalam pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan.
Aktif
Pertanian lahan gambut tanpa bakar oleh masyarakat
Kebakaran hutan dan lahan terjadi hampir setiap tahun di Provinsi Riau yang mengakibatkan lahan gambut habis terbakar. Dampak dari kebakaran tersebut sangat besar yaitu berupa kerugian ekonomi, masalah kesehatan dan kerusakan lingkungan. Provinsi Riau sendiri merupakan provinsi dengan lahan gambut terluas di Pulau Sumatera, sekitar 4 juta hektar atau 56% dari total luas lahan gambut di Sumatera. Sebagian besar lanskap Giam Siak Kecil- Bukit Batu serta Pulau Bengkalis adalah lahan gambut yang terdrainase sehingga kondisinya sangat rentan terhadap kebakaran lahan dan hutan jika ada pemicu aktivitas pembakaran di lahan gambut, salah satunya aktivitas pertanian.
Selesai
Konservasi dan Pemanfaatan Gambut Sumatera Selatan
Program konservasi gambut yang berhasil meningkatkan tutupan vegetasi dan mengurangi emisi gas rumah kaca.